Artikel (12)

Keywords: obesitas

#11. Mengapa SEKARANG ?

image

 


 


 


 


 


 


 


 


 


Banyak orang suka menunda untuk melakukan sesuatu. Termasuk tentunya untuk menurunkan berat badan. Ada yang bilang, "Ah, saya tunggu tanggal 1 bulan depan supaya pas mulainya" atau "Saya nunggu sampai suami saya mengijinkan" atau "Saya akan mulai turun berat badan kalau anak saya sudah mulai sekolah" dan masih banyak lagi "alasan" lainnya yang bisa anda ciptakan.


Keadaan ini disebut PROCRASTINATION atau suka Menunda sampai semuanya sempurna atau PERFECT. (Ini sama aja dengan mengatakan kalau huruf i yang gak ada titiknya artinya bukan huruf i)


Intinya cuma satu. Tidak akan pernah ada waktu yang sempurna. Tanggal 1 akan memiliki tantangan tersendiri. Atau misalkan, suami anda atau istri anda tidak mengijinkan, apakah anda akan diam saja dan tetap gemuk dan pura-pura Happy?


Waktu terbaik untuk anda mulai program penurunan berat badan 
dan mencapai goal kesehatan anda adalah SEKARANG. NOW!


Kenapa anda harus menunggu? Kesehatan anda adalah sesuatu yang 
tidak bisa menunggu. Apakah anda harus bermasalah dengan kesehatan dulu 
baru berniat untuk mulai menurunkan berat badan anda? 
Atau anda harus menunggu sampai dokter pribadi anda mengatakan 
kalau anda harus menurunkan berat badan anda karena anda 
bermasalah dengan jantung anda?


Pilihan sarapan pagi yang sehat, adalah pilihan bijak anda
untuk investasi kesehatan anda.


Pepatah lebih baik mencegah daripada mengobati kayaknya masih berlaku sampai sekarang. 


Andalah yang menentukan kehidupan anda dan berat badan anda. Tidak ada yang bisa mengontrol kehidupan dan kesehatan anda selain anda sendiri. Suami anda tidak bisa melakukannya untuk anda. Suami / Istri anda tidak bisa mengontrol kesehatan anda. 
Anda bertanggung jawab penuh dengan keadaan anda saat ini.


Dan ini adalah saran terakhir saya untuk anda. Mulailah untuk mendapatkan berat badan ideal anda SEKARANG.


 

Tue, 26 Nov 2013 @21:47

#10. Mitos seputar Berat Badan

image

 


 


 


 


 


 


 


Kalau masalah penurunan berat badan, kita akan banyak mendengar mitos yang kita bahkan tidak tahu kebenarannya. Berikut ini beberapa mitos yang sering kita dengar sehari-hari, dan bagaimana kita dapat menyikapinya.


MITOS # 1: Minum air putih / air dingin terlalu banyak membuat gemuk.
Yang satu ini benar-benar hanya mitos. Kembali lagi ke artikel kita sebelumnya mengenai kenapa kita naik berat badan, kita sudah tahu kita akan naik berat badan kalau total kalori yang kita konsumsi lebih besar dari total kalori yang dibakar badan kita. Nah, yang kita perlu tahu, air putih itu tidak ada kalorinya alias 0 (NOL). Jadi intinya air putih tidak akan membuat kita gemuk. Kita bahkan membutuhkan 8 gelas/hari. Tiap 1 kg kelebihan berat badan, kita perlu 1 gelas ekstra. Berapa kg kelebihan berat kita?


MITOS # 2: Saya Keturunan Gemuk
Kata-kata ini ada benarnya tapi juga bisa dibilang kurang tepat. Benar karena kita mewarisi gen dari kedua orang tua kita. Gen ini menentukan apakah kita tipe orang yang mudah gemuk atau tidak. Kurang tepat karena ini bukan penyebab utama kita gemuk. 
Kita gemuk pada dasarnya sebagian besar disebabkan karena kebiasaan yang diturunkan. Misalnya ayah dan ibu kita suka makan makanan yang bersantan, dan masakannya selalu bersantan dan berlemak atau berkalori tinggi. Otomatis apa yang tersedia di meja makan untuk satu keluarga tentunya akan kita makan juga sebagai anggota keluarga. Otomatis, kita sering lihat satu keluarga yang ayah, ibu dan anak-anaknya gemuk semua. Sebetulnya itu tidak perlu terjadi kalau kita bisa mengatur pola makan kita dengan benar dan memiliki aktifitas yang cukup. (Jadi jangan berdalih kalau kita gemuk karena keturunan ya....) karena pada intinya kita yang memilih apa yang kita makan.


MITOS # 3: Makan malam bikin gemuk?
Makan malam tidak akan membuat kita gemuk kalau kita tepat waktu makannya. Normalnya kita bisa makan malam antara jam 18.00 - 19.00. Yang membuat kita lebih mudah gemuk adalah kalau ada tukang nasi goreng tek-tek lewat jam 11 malam, kemudian kita beli, dan setelah makan kita ngantuk dan langsung tidur. Otomatis Badan kita akan mengubah kelebihan kalori tersebut menjadi persediaan lemak.


MITOS # 4: Saya akan turun berat badan kalau mengurangi makan / tidak makan.
Ini adalah sesuatu yang kurang tepat. 
Benar, untuk menurunkan berat badan, kita harus mengurangi jumlah kalori yang masuk, atau dengan kata lain, kalori yang masuk harus lebih kecil dibanding kalori yang dibakar. Masalahnya adalah kalau kita mengurangi makan atau kalori yang masuk, otomatis kita juga mengurangi kebutuhan gizi yang dibutuhkan badan kita. Yang terjadi justru sebaliknya, badan kita akan memperlambat metabolismenya, kita akan semakin sulit turun berat badan, dan kalaupun kita turun berat badan, berat kita akan naik lagi seperti semula atau bahkan lebih berat.


Step By Step Program
Ketika akan mengikuti program ini, 10 hari pertama kita akan berlatih untuk memiliki kebiasaan baik – sarapan pagi. Kita akan tetap berkomunikasi dengan baik, sehingga saya bisa mengetahui pola makan kita selama periode tersebut.


 


Berdasarkan itu, saya bisa membuatkan program untuk manajemen berat badan untuk Kita, dan bisa memulai programnya di hari ke 11. Kita bisa memilih untuk menurunkan 1 kg per minggu atau 2 kg per minggu. Itu terserah Kita. Namun jika kita hanya ingin meneruskan sarapan paginya, juga tidak apa.
Kita menjadi sehat seumur hidup kita, setuju ya? Masa kita ingin sehat hanya 30 hari saja?

Tue, 26 Nov 2013 @21:32

#9. Makanan Fat Free, bikin Gemuk lho!

image

 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


Topik hari ini sangat penting. Disini yudha akan memberikan kita sedikit "ilmu" gimana caranya membaca label yang ada di hampir tiap kemasan makanan yang kita beli di supermarket atau dimanapun itu. Sekarang ini hampir semua makanan memberikan "Nutrition Facts" atau komposisi nutrisi yang terkandung di produk tersebut dan ini tertera di labelnya.


Nah disinilah kita suka tertipu. Banyak produk di pasaran yang menawarkan produk dengan embel-embel low fat, non- fat, fat-free dan sebagainya. Untuk orang yang kepengen turun berat badan biasanya akan langsung tergiur dengan tawaran ini karena mereka akan berpikir "wah... kalo bebas lemak bisa saya makan donk kan gak bikin gemuk?"


Kesalahan terbesar ada pada persepsi atau anggapan kebanyakan orang yang mengatakan kalau "lemak itu bikin gemuk. Jangan makan makanan yang berlemak nanti gemuk loh!"


Nah sebenarnya apa yang terjadi ya kok kita udah makan makanan yang fat-free atau makanan berlabel "DIET" tapi kok bukannya tambah langsing malah tambah gemuk?


Kita kembali lagi ke pelajaran terdahulu. Aturan umumnya adalah: kalau kita mengkonsumsi kalori lebih banyak dari yang kita keluarkan, badan kita akan mengubah kelebihan kalori itu jadi simpanan yang namanya lemak.


Nah sekarang setiap makanan pasti mengandung kalori. Mau susu non-fat kek atau fat-free dressing kek atau produk diet apapun pasti ada kalorinya. Setiap apapun yang kita makan mengandung kalori. Saat badan kita bergerak atau melakukan aktifitas sehari-hari, kita membakar kalori.


Misalkan badan kita membakar 1300 kalori per hari dan kita makan makanan dengan total 1500 kalori dalam sehari, kelebihan kalori tersebut akan dirubah jadi lemak. Nah, makanan yang fat-free atau non-fat bukan berarti bebas kalori. Biasanya kalorinya masih juga tinggi. Contohnya ya..... kita seharian minum susu non-fat, yoghurt non-fat, biskuit low-fat, diet cola dan lain-lainnya yang berlabelkan serba diet. Nah misalkan total kalori yang kita makan dari produk diet tersebut adalah 1500 kalori padahal badan kita hanya membakar 1300 kalori, walhasil ada kelebihan 200 kalori yang akan disimpan badan kita jadi persediaan lemak.


Nah sudah ngerti kan kenapa makanan yang non-fat bukan berarti bisa dimakan sebanyak-banyaknya?


Sekarang kita harus belajar bagaimana caranya membaca label makanan. Waspada dengan label non-fat karena kita harus cek sebenarnya berapa besar kalori yang terkandung didalamnya? Kalau kalorinya ternyata besar, ya sama aja boong kalau tujuan kita adalah untuk mengontrol berat badan kita.


Satu hal lagi yang orang suka gak ngerti adalah mengenai takaran saji. Misalkan disalah satu minuman soda tertera kalori per takaran saji adalah 80 kalori. Kemudian disebutkan kalau takaran saji adalah 100 mililiter. Nah kalo kita gak ngerti pasti langsung tergiur untuk membeli minuman tersebut dan langsung di minum sampai habis berhubung siang panas terik. Yang kita lupa lihat adalah kalau dalam satu kemasan tersebut isinya adalah 400 mililiter. Artinya kalau kita langsung minum satu botol itu, kalori yang kita masukkan adalah 80 kalori x 4 takaran saji yaitu sama dengan 320 kalori! Gak heran banyak orang jadi overweight karena mereka gak ngerti.


Nah ngitung kalori memang gak gampang n gak nyaman. Tapi kalau kita terbiasa, hal ini akan jadi hal yang mudah dan kita akan mendapatkan benefit di jangka panjang.


Berita baiknya adalah...


Program sarapan pagi kita, kalori maksimal hanya 200 kalori !
Juga mengandung lebih banyak vitamin & nutrisi daripada makanan yang lain.
Karena mengenyangkan, tak heran jika penggunanya mencapai 110 juta orang di 91 negara

Tue, 26 Nov 2013 @20:10

#8. Mengapa saya GAGAL ?

image

 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


Kalau kita sudah membaca sampai sejauh ini, dan belum mengambil 'action' untuk memulai program sarapan pagi kita. Tadi pagi Kita sarapannya apa? Apakah kita belum memahami konsep sarapan yang baik ?


Padahal, program sarapan ini untuk siapa saja lho...semua orang bisa menggunakannya.


Khusus untuk program Weight Management, memang perlu beberapa hal, selain : keseriusan dan kesiapan.


Tapi, yudha mengerti jika kita belum siap. Memang diperlukan banyak kesiapan untuk memulai program penurunan berat badan dan tentunya komitmen. Jika kondisi kita seperti ini, kita tetap sarapan pagi kan ?


Yuk, kita awali dengan mengubah sarapan pagi kita dengan program ini - dan tanpa harus 'berkomitmen' lebih untuk program penurunan berat badan. Jika kita sudah 'siap', barulah kita masuk ke program menurunkan berat badan.


Berikut ini ada beberapa alasan utama kenapa orang gagal dengan program diet mereka:


1. Selalu menunda (procrastinate): 
"Saya akan mulai turun berat badan hari senin" atau "Saya akan mulai kalau anak saya sudah besar" atau "saya akan mulai kalau semua keadaan sudah mendukung" adalah hanya beberapa contoh alasan penundaan. Faktanya adalah tidak akan pernah ada waktu yang tepat untuk memulai! Kalau kita selalu beralasan seperti itu kita tidak akan pernah sukses dengan program kita. Waktu terbaik untuk memulai adalah sekarang!


2. Berada dalam lingkungan yang tidak mendukung. 
Meskipun ini bukan menjadi penyebab utama, tapi sangat berpengaruh. Jika kita adalah seorang ibu rumah tangga yang selalu berkumpul dengan komunitas yang isinya adalah orang-orang yang tidak mempedulikan kesehatan dan penampilan mereka, peluang kita untuk tergoda saat menjalankan program kita sangat besar. Pilih lingkungan tempat kita bergaul dengan hati-hati.


3. Tidak ada dukungan dari orang terdekat. 
Sebagian besar penurunan berat badan yang sukses adalah karena adanya dukungan orang terdekat kita, baik itu suami, istri atau anak kita. Bisa juga pacar kita atau sahabat kita. Tapi sekali lagi semua ini kembali ke diri kita.


4. Tidak ada komitmen yang kuat. 
Kita tidak bisa memulai diet kita dengan setengah hati. Komitmen untuk menyelesaikan program kita adalah sangat penting atau kita akan mengalami yang namanya diet yo-yo atau turun kemudian naik lagi. Jadi kalau kita masih setengah hati mau turun berat badan, sebaiknya kita tidak usah memulai sama sekali.


5. Memilih cara yang salah untuk program diet kita. 
Ini merupakan salah satu faktor terbesar yang menyebabkan kegagalan diet. Kalau kita tidak tahu cara yang benar untuk menurunkan berat badan dan mengikuti cara yang salah, kita akan dipastikan akan menemui kekecewaan yang nantinya justru membuat komitmen dan motivasi kita semakin melemah. Bukan hanya itu saja, kita dapat saja membahayakan kesehatan kita.


Yang yudha jelaskan di atas hanyalah 5 dari banyak faktor yang menyebabkan kegagalan diet. Tentunya masih banyak lagi faktor yang mengganggu program diet kita. 5 faktor diatas adalah faktor utama yang menyebabkan orang menyerah dengan usaha mereka untuk mendapat berat badan yang ideal.


Dalam Lomba Langsing Berhadiah di Pekanbaru selama 4 minggu, peserta BEBAS menggunakan cara/program/produk apa saja untuk menurunkan berat badan. Coba tebak, yang menjadi JUARA 1, namanya adalah Ridwan, seorang tukang tambal ban. Beliau turun 22,7 kg dalam 4 minggu (turun dari 133.8 kd menjadi 111.1 kg) dan dia memenangkan uang tunai sebesar Rp 2.5 juta dan dalam 3 bulan turun 40kg....WOOOOOOW


 


testimoni




 


 


 


 


 


 


Tidak peduli siapapun dan latar belakang kita, jika kita SERIUS, kita pasti BISA.


Jika kita belum serius untuk memulai program untuk Weight Management (menurunkan/menambah berat badan kita), tahapannya kita bisa memulai 10 hari pertama untuk program sarapan pagi.


 


Program Sarapan ini telah membantu lebih dari 110 juta orang di 91 negara selama 34 tahun. Personal trainer kami akan membantu kita menemukan program yang tepat dengan keadaan dan budget kita saat ini sehingga kita bisa memulai program kita saat ini juga! Karena tidak ada waktu yang terbaik selain sekarang!

Tue, 26 Nov 2013 @19:54

#7. Perbaiki pola makan kita

image

 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


Memperbaiki pola makan adalah salah satu rahasia terbesar untuk mengontrol berat badan kita secara permanen. Banyak orang mencoba untuk menurunkan berat badan dengan cara seperti akupunktur, sedot lemak, diet, olahraga berat, dsb, tapi mereka tidak merubah kebiasaan buruk mereka.


Nah, sekarang bayangkan jika kita telah turun berat badan dengan cara apapun itu, tapi kita tetap dengan kebiasaan lama kita seperti ngemil, makan terlalu banyak gorengan, minum soda, makan makanan yang mengandung lemak tinggi, dsb, pastinya berat badan kita akan naik lagi kan? Sebagian yang tidak mengerti akan hal ini akan menyalahkan program penurunan berat badan yang dijalankannya. Mereka mengatakan kalau percuma nyoba turun berat badan pakai cara ini dan itu, tapi hasilnya ya naik lagi. Padahal penyebab naik lagi ya diri kita sendiri.


Tips dan Panduan Dalam Memperbaiki Pola Makan Kita :



  1. Kita sudah tahu mengenai konsep sarapan yang baik kan? Awali lah sarapan pagi kita dengan program kami. Kita akan merasa lebih kenyang, dan enerjik.

  2. Kurangi karbohidrat yang buruk seperti roti, nasi, mie, kentang, pasta. Kita bisa perbanyak dengan karbohidrat yang baik yang biasanya terdapat dalam sayur-sayuran. Kurangi juga racun putih antara lain gula, garam yang biasanya banyak terdapat dalam makanan cepat saji dan cemilan.

  3. Konsumsi protein yang cukup. Protein akan membuat kita kenyang lebih lama. Berbeda dengan karbohidrat, semakin banyak kita konsumsi, semakin cepat kita lapar. Protein terbaik berasal dari nabati seperti tahu dan tempe. Putih telur juga sumber protein yang baik. Jika kita suka makan daging, yang terbaik adalah daging ayam (bagian dada), dan ikan. Daging sapi kurang baik untuk kita karena badan kita akan membutuhkan banyak energi untuk mengolahnya yang membuat kita merasa mudah lelah. Bandingkan perbedaan tingkat energi kita setelah makan steak dengan makan salad!

  4. Minum air putih yang cukup. Kebutuhan air putih yang normal adalah 8 gelas per hari. Jika kita kelebihan 1 kg berat badan, kita perlu menambahkan 1 gelas ekstra !. Berapa kg kelebihan berat badan kita ?


Tentunya untuk merubah pola makan kita perlu perjuangan. Jika kita melakukan panduan diatas selama minimum 90 hari, tanpa kita sadari, kita akan memiliki pola atau habit yang baru. Dan pola yang baru ini akan lebih mudah kita pertahankan karena sudah menjadi kebiasaan kita (sama halnya dengan kita sikat gigi tiap hari).


Kita akan ditemani oleh seorang personal trainer yang memulai dengan program penurunan berat badannya. Personal trainer ini akan membimbing, memonitor, dan memberikan kita dukungan dan motivasi dalam program penurunan berat badan kita. Setiap orang yang sedang dalam proses penurunan berat badan akan membutuhkan seorang mentor atau guru untuk menjaga mereka tetap on-track dengan programnya.


Yang lebih lagi, saat kita memulai program kita, kita tidak perlu membayar sepeser pun untuk personal trainer kita. Kami menyediakannya Gratis / Free!


Step By Step Program
Ketika kita mengikuti program ini, 10 hari pertama kita akan berlatih untuk memiliki kebiasaan baik – sarapan pagi. Kita akan tetap berkomunikasi dengan baik, sehingga saya bisa mengetahui pola makan kita selama periode tersebut.


Berdasarkan itu, saya bisa membuatkan program untuk manajemen berat badan untuk Kita, dan bisa memulai programnya di hari ke 11. Kita bisa memilih untuk menurunkan 1 kg per minggu atau 2 kg per minggu. Itu terserah Kita. Namun jika kita hanya ingin meneruskan sarapan paginya, juga tidak apa.
Kita menjadi sehat seumur hidup kita, setuju ya? Masa kita ingin sehat hanya 30 hari saja?


Jika ingin tahu tentang program ini dan sekaligus ingin melakukan pemesanan secara online, silahkan hubungi kami


 


 

Tue, 26 Nov 2013 @19:40

1 2 3 »

Selamat Datang
image

yudhakids


Herbalife Independen Member
Your Pesonal Wellness coach
Dumai :) Ceria
Jl Bintan No 12, Dumai Riau
Kak Marde

 

Kakmarde's Blog

JUST ANOTHER WORDPRESS.COM SITE

 

Komentar Terbaru
Copyright © 2018 yudhakids · All Rights Reserved