IFRS Teaching and Learning Strategies

image

                IFRS? Makhluk apakah itu?...hohoho…yang jelas IFRS itu bukan makhluk ciptaan Allah SWT, tetapi sebuah produk hasil pemikiran manusia yang mencoba untuk menyajikan laporan keuangan dengan standar yang dapat dipakai dan diakui oleh seluruh dunia. Yups..IFRS adalah singkatan dari Internasional Financial Reporting Standard alias Standar Intenasional Pelaporan Keuangan.

                Isu mengenai IFRS semakin kencang berhembus dan telah dimulai sejak beberapa tahun yang lalu. Isu ini semakin menghangat terutama ketika IAI sepakat untuk melakukan full adoption terhadap IFRS. Tentu saja kita paham bahwa SDM kita memang belum cukup memiliki kompetensi mengenai IFRS ini, dan seperti kata pak Jan, bahwa kita ibarat mengejar baying-bayang dalam penerapan IFRS ini. Tahu kenapa? Karena IFRS senantiasa berubah dan dinamis, bahkan ketika standar IFRS baru akan diterapkan, IASB telah mengeluarkan standar baru.

                Cukup sudah kita membicarakan makhluk ajaib yang bernama IFRS ini, mari kita fokus pada pengalaman Yudha ketika mengikuti seminar mengenai IFRS ini yang diadakan oleh HIMA yang merupakan bagian dari iven Accounting Week.

*****

                Sebuah seminar nasional akuntansi diadakan oleh HIMA dalam rangka iven Accouting Week, dengan menghadirkan 2 Pembicara dari Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) pusat, yaitu bapak Dr. Jan Hoesada, CPA (Komite Standar Akuntansi Pemerintahan) dan bapak Erik dari Dewan Pengurus Nasional IAI, dan seminar ini dimoderator oleh dosen Akuntansi Unand sendiri yang merupakan salah satu dari 2 profesor yang dimiliki oleh jurusan Akuntansi, yaitu bapak Prof. Dr. Eddy R Rasyid, M Com (Hons), Ak. Sekedar tambahan informasi beliau adalah penelaah skripsi Yudha dan juga suami dari pembimbing skripsi Yudha, ibu Dra. Husna Roza, MCom (Hons), Ak.

                Acara berlangsung pada tanggal 19 Februari 2011 di ruang seminar PKM lt 1 (ini merupakan seminar nasional terakhir yang Yudha ikuti sebelum wisuda, lumayan buat menambah poin bintang aktivis kampus). Selain mahasiswa, peserta acara juga ada guru sekolah (karena kebetulan ada acara olimpiade akuntansi) dan pegawai BPKP Perwakilan Sumatera Barat.

                Paparan pertama di sampaikan oleh bapak Erik, terus terang Yudha kurang tau nama beliau sebenarnya karena tidak ada fotokopian bahan beliau yang diberikan kepada peserta, judul paparannya pun Yudha juga kurang ingat, yang jelas mengenai perubahan paradigm mengenai akuntansi.

                Paparan selanjutnya disampaikan oleh bapak Jan Hoesada yang mengambil tema Learning and Teaching Strategy on IFRS’s Implementaton in Indonesia. Penjelasan beliau bagus dan menyenangkan, namun tetap saja penonton pelit untuk memberikan tepuk tangan, sehingga akhirnya kalimat itu pun keluar: “tepuk tangannya mana?”. Ada humor-humor juga yang disampaikan oleh pak Jan, tapi sayangnya leluconnya tidak mempan untuk membuat hadirin tertawa.

                Ada sedikit salah pengertian antara Yudha dengan seminar ini, Yudha kirain acara ini membahas tentang IFRS secara langsung, ternyata hanya membahas dari segi bagaimana cara IFRS ini diimplementasikan dalam pembelajaran. Yudha baru sadar, karena judulnya itu Learning and Teaching Strategy…ya…kalau untuk itu lebih baik disampaikan kepada para dosen saja atau guru. Tapi its ok…ada hiburan juga dalam acara tersebut.

                Jujur acara sedikit membosankan tapi taka pa-apa, yang penting ilmunya.

Seperti biasa setiap acara yang dilaksanakan oleh Hima Akuntansi, selalu ada pintu hadiah alias doorprize. Tapi seperti biasa doorprizenya berupa voucher belanja, dan kali ini adalah voucher belanja parfum paris. Selain itu karena acara ini didukung oleh Axis maka setiap peserta mendapatkan kartu perdana Axis.

Menurut Yudha, puncak acara adalah ketika pak Jan memberikan special appearance nya dengan membawakan kisah yang berjudul “Balada Keris dan Pacul”. Menceritakan tentang suasana dan kisah lahirnya SAK ETAP (dalam cerita disebut pacul). Jadi dewan standar (dalam cerita disebut para pembuat keris alias mpu) ribut ketika diperintahkan membuat pacul karena mereka telah terbiasa membuat keris atau SAK yang bernafaskan hedging, swap dan liberalis kapitalis. Ceritanya seru, saying yudha tidak bisa merekam semua ceritanya karena lupa memencet tombol rekam di hp.

Hampir semua suara dari pemateri yudha rekam, silahkan di unduh bagi yang berminat. File berformat .amr dapat diputar di windows media player atau sejenisnya. Silahkan.

 

1.        Opening

2.       Paparan Pak Erik

3.       Paparan Pak Jan Hoesada 1

4.      Paparan Pak Jan Hoesada 2

5.       Menanggapi pertanyaan sesi 1

6.       Menanggapi pertanyaan sesi 2

7.       Paparan Pak Jan Hoesada mengenai IFRS Discussion Forum

8.       Balada Pacul dan Keris

Fri, 4 Mar 2011 @13:47


1 Komentar
image

Sun, 26 Aug 2012 @13:01

Rini saraswati

Makasi kak, udah bantu


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Selamat Datang
image

yudhakids


Herbalife Independen Member
Your Pesonal Wellness coach
Dumai :) Ceria
Jl Bintan No 12, Dumai Riau
Kak Marde

 

Kakmarde's Blog

JUST ANOTHER WORDPRESS.COM SITE

 

Komentar Terbaru
Copyright © 2018 yudhakids · All Rights Reserved